Ring ring
Definisi Penyuluhan
Extension may be defined as the science of making people innovative for sustainable improvement in their quality of live
Ray (1998)
------------------------------------------
Penyuluhan Kesehatan & Gizi adalah pemberdayaan Klien/pasien dan keluarganya beserta masyarakat pelaku Kesehatan Masyarakat melalui kegiatan pendidikan non formal di bidang kesehatan agar mereka mampu menolong dirinya sendiri/ mandiri baik di bidang kesehatan dan Gizi sehingga dapat meningkatkan kesehatan& kesejahteraan mereka



OBJECTIVES OF EXTENSION THE FUNDAMENTAL OF OBJECTIVES :
To develop the rural people economically, socially, and culturally by means of education (Ray. 1998)
------------------------------------------
THE GENERAL OBJECTIVES
1. To assist people to discover and analyze their problems and identify the felt needs
2. To develop leadership among people and help them in organizing groups to solve their problems
3. To disseminate research information of economic and practical importance in a way people would be able to understand and use
4. To assist people in mobilizing and utilizing the resources which they have and which they need from outside
5. To collect and transmit feedback information for solving management problems
------------------------------------------
FUNCTION OF EXTENSION
to bring about desirable changes in human behaviour by means of education
1. Change in knowledge
2. Change in skill
3. Change in attitude
4. Change in understanding
5. Change in goal
6. Change in action
7. Change in confidence
------------------------------------------
PRINCIPLES OF EXTENSION
- Principles of cultural difference
- Grass root principles
- Principles of indigenous knowledge
- Principles of interests and needs
- Principles of learning by doing
- Family principles
- Principles of leadership
- Principles of adaptability
- Principles of satisfaction
- Principles of participation
- Principles of evaluation
------------------------------------------
UNSUR-UNSUR PENYULUHAN
Penyuluh kesehatan
- Sasaran
- Metode
- Media
- Materi
- Waktu
- Tempat
------------------------------------------
Kemampuan yang harus dimiliki Penyuluh
- Kemampuan berkomunikasi,khususnya kom.efektif
- Sikap penyuluh: menghayati profesinya, menyukai masyarakat sasaran, yakin bahwa inovasi yang disampaikan telah teruji
- Materi kesehatan & Gizi (masyarakat & klinis/Dietetik)
- Kemampuan penyuluh tentang: isi, fungsi, manfaat dan nilai-nilai yang terkandung dalam inovasi; segala sesuatu yang masyarakat suka atau tidak suka
- Kemampuan untuk mengetahui karakteristik sosial budaya wilayah dan sasarannya (bahasa, agama, kebiasaan, dll.)
------------------------------------------
Peran Penyuluh Kesehatan & Gizi
- Sebagai fasilitator: orang yang memberikan fasilitas atau kemudahan
- Sebagai mediator: orang yang menghubungkan lembaga pemerintah / lembaga penyuluhan dengan sasaran
- Sebagai dinamisator: orang yang dapat menimbulkan (menjadikan) dinamis
------------------------------------------
Ad.2. SASARAN PENYULUHAN
Sasaran:
- Seseorang(klien/Pasien & Klg)
- Seseorang yang berperan sebagai partner penyuluh Kes & Gizi
- Org yg membutuhkan penyuluhan
- Orientasi penyuluhan
------------------------------------------
Ad. 3. Metode Penyuluhan
Metode Penyuluhan:
- Teknik komunikasi antara penyuluh dan sasaran
- Cara-cara penyampaian materi penyuluhan secara sistematis, sehingga materi tersebut dapat dimengerti dan diterima sasaran (Ibrahim, 2003)
------------------------------------------
Hal-hal yang perlu diperhatikan:
- Tidak ada satu metode penyuluhan yang dianggap lebih baik dibanding metode penyuluhan yang lainnya
- Pada umumnya dalam pelaksanaan penyuluhan digunakan beberapa metode
- Dalam kegiatan penyuluhan sebaiknya digunakan materi visual dan tertulis
(Laird dalam Ibrahim, 2003)
------------------------------------------
Prinsip Metode Penyuluhan
- Pengembangan untuk berpikir kreatif
- Dilakukan di lingkungan kerja/kegiatan sasaran
- Setiap individu terikat dengan lingkungan sosialnya
- Memberikan sesuatu untuk terjadinya perubahan
- Menciptakan hubungan yang akrab dengan sasaran
------------------------------------------
Klasifikasi Metode Penyuluhan
- Berdasarkan banyaknya sasaran yang disuluh
1. Metode perseorangan: dilakukan dengan mengunjungi sasaran di rumah atau lahannya, memberi surat, dll.
2. Metode kelompok: pertemuan kelompok, kursus-kursus, demonstrasi, dll. (Suzuki dalam Mardikanto,1992)
Lanjutan …
- Metode lewat media massa: penyuluhan menggunakan media massa seperti radio, tv, surat kabar, majalah, dll.
-> media massa dapat mempercepat proses perubahan, tetapi jarang dapat mewujudkan perilaku
- Berdasarkan teknik komunikasi
+ Metode yang langsung: penyuluh berhadapan langsung dengan sasarannya, seperti pembicaraan di klinik,rumah, gubuk kelompok, dll.
+ Metode yang tidak langsung: penyuluh tidak berhadapan langsung, misal lewat media massa, media elektronik, dll.
- Berdasarkan indera penerima
+ Metode yang dapat dilihat: metode publikasi, surat menyurat, dll.
+ Metode yang dapat didengar: siaran lewat radio, tape recorder, ceramah, dll.
+ Metode yang dapat dilihat dan didengar: siaran lewat televisi, karyawisata, demonstrasi, dll.
------------------------------------------
Alat Bantu Penyuluhan
Alat-alat atau perlengkapan yang diperlukan penyuluh guna memperlancar kegiatan penyuluhan
------------------------------------------
Alat Peraga
Alat atau benda yang dapat diamati, didengar, diraba atau dirasakan oleh indera manusia, yang berfungsi sebagai alat untuk memperagakan dan atau menjelaskan uraian yang disampaikan secara lisan oleh penyuluh guna membantu proses belajar mengajar, agar materi lebih mudah diterima dan dipahami oleh sasaran
(Mardikanto, 1993)
------------------------------------------
Ragam Alat Peraga
- Benda (sampel, model, specimen)
- Barang cetakan (brosur, leaflet, poster, photo, folder, dll.)
- Gambar diproyeksikan (transparancy-sheet, slide-film, movie-film, dll.)
- Lambang grafika (grafik, skema, peta, dll.)
------------------------------------------
Ad. 4. MEDIA PENYULUHAN
Menurut bentuknya dibedakan (Samsudin) :
a. Media visual : madia yang sifatnya dapat dilihat (slide, transparansi, gambar mati)
b. Media audio : media yang sifatnya dapat didengar (radio, peta didengar)
c. Media audio visual : media yang sifatnya dapat didengar dan dilihat (televisi, film)
d. Media tempat memeragakan (papan tulis, papan tempel, OHP, papan planel)
e. Media pengalaman nyata atau media tiruan (simulasi, contoh benda nyata)
f. Media cetakan (bukubacaan, leaflet, folder, poster, brosur)
------------------------------------------
Klasifikasi Materi Pokok Penyuluhan KESEHATAN & GIZI
- UPGS
- PERTUMBUHAN ANAK
- MAKANAN SEHAT utk Klien/Klg/masy
- DIET MAKANAN PASIEN
- PASKA RAWAT INAP
- Makanan Remaja,Usila, dll
------------------------------------------
Kelayakan Materi Penyuluhan
- Secara ekonomi menguntungkan & efisien bagi keluarga/klien serta pelaku penyuluhan
- Secara teknis dapat diterapkan oleh klien/klg/masyarakat
- Secara sosial & budaya dapat dipertanggungjawabkan utk perubahan perilaku
- Secara ksht & medis dapat dipertanggung jawabkan
- Secara teknis dapat diterapkan dg menggunakan metode efektif dan canggih
------------------------------------------
Syarat Materi Penyuluhan
Antara lain:
- Memberikan keuntungan secara nyata bagi sasaran
- Memiliki resiko kegagalan yang relatif kecil dan biaya rendah
- Dapat diperoleh dengan mudah
- Tidak bertentangan dengan nilai dan norma yang ada
- Tidak mempunyai efek samping yang merugikan
- Mudah dilakukan/dipergunakan dan segera memberikan hasil
------------------------------------------
Ad. 6. Waktu dan Tempat Penyuluhan
- Waktu penyuluhan hendaknya ditentukan bersama antara penyuluh dan sasaran.
- Tempat penyuluhan dapat di lahan, rumah sasaran, Klinik Gizi dll.
- Untuk kegiatan masyarakat & kegiatan sejenis lainnya, hendaknya tempat disesuaikan dengan kondisi sasaran (tempat tujuan mempunyai situasi dan kondisi yang
hampir sama dengan yang di lokasi kehidupannya
- Untuk kegiatan perorangan disesuaikan dg kondisi org tersebut